Kitalah umat GembalaanNya.
Penggembalaan adalah penentu umat Tuhan sampai kepada finis Ahir dari perjalanan iman kepercayaan Kekristenan.
Maka Rasul Paulus berkata dalam...
2 Timotius 4:7
Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
Didalam Penggembalaan lah kita bagaikan sedang memelihara iman,kenapa?
Mari kita perhatikan kalimat,,, "Digembalakan = Dipimpin = Diatur.
Berarti ketika manusia Digembalakan oleh Tuhan didalam aturan"atau perintahnya ini merujuk kepada pemeliharaan iman kita dari hal"yang akan berusaha merusakkan sebanyak mungkin iman anak Tuhan.
Maka Yesus pernah bersaksi kepada murid"dan b Israel bahwa Ia adalah gembala yang baik-->
Yohanes 10:11, 14
Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;
Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku
Sebagai umatnya/kekristenan kita harus mengerti inti hatinya Tuhan menyelamatkan dan mengampuni dosa dosa kita adalah bertujuan untuk menghimpunkan kita menjadi umat GembalaanNya.
Sebagai orang berdosa kita diselamatkan,sebagai orang yang sakit sakitan kita disembuhkan,bahkan sebagai orang yang tidak mengenal Tuhan kita diselamatkan,endingnya ialah supaya kita Digembalakan.....
Dalam Injil Yohanes 10,ini diterangkan bahwa Yesus hadir sebagai gembala yang menggembalakan umat-nya dan yang digembalakan oleh Yesus sebagai gembala yang baik itu ialah Domba Dombanya.
Dan Injil Yohanes 10:27 berkata : Domba itu mendengar suara gembala dan mengenal suara gembala(Yesus).
Maka suaranya(perintah"Nya) adalah menjadi penentu kita melangkah dan melakukan yang benar,jika kita salah mendengar maka hati dan tindakan kita akan merespon kepada hal"yang salah.
Maka....
Mazmur 95:6-11.
Penggembalaan dari Tuhan itu menggiring kita sampai kepada janji Ahir dari gembala Agung kita dalam Injil Yohanes 14 yang dimana Dia berkata : Aku akan datang kembali untuk membawa kamu ketempat dimana aku berada,supaya dimana Aku berada kamu pun berada ...
Maka kunci keberhasilan kita sampai kepada tujuan Ahir iman kita,yaitu keselamatan jiwa kita ialah "Jangan keraskan hatimu ketika Ia berbicara memperdengarkan suaraNya " --->
Bdkn--> Mazmur 95:7-8
Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya!
Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun,
1 Petrus 1:9
karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu.
Ibrani 4:7
Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu "hari ini", ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!"
--->
Kekerasan hati (tidak mau, tidak suka,marah,mendengar suaraNya (perintahNya/firmanNya)-->akan mendatangkan kegagalan sampai kepada keselamatan yang besar.
Seperti B Israel gagal sampai ketanah Kanaan....
Sebab itu Aku bersumpah dalam murka-Ku: "Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku."
Tuhan tidak inggin kita gagal dalam mengikuti Dia sampai kepuncak isi hatinya,tapi justru kitalah yang sering menggagalkan rencana Allah dalam mengikuti Dia-->
Efesus 1:10-14
sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi.
Aku katakan "di dalam Kristus", karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan — kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya —
supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya.
Di dalam Dia kamu juga — karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu — di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.
Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.
Mari kita jadikan suaraNya menjadi petunjuk dalam jalan"hidup kita sampai kita mencapai tujuan kekristenan kita yaitu keselamatan jiwa kita......
Jangan keraskan hatimu,,tapi terimalah dengan lemah lembut....
Yakobus 1:21
Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.
KEGAGALAN ISRAEL SAMPAI KEPADA TUJUAN AHIR DARI PERJALANAN MEREKA DIPADANG GURUN itu dikarenakan kekerasan hati b Israel ketika dibawah kepemimpinan Musa hamba Allah yang dipilih oleh Allah sendiri......
Dosa dosa Israel DIPADANG GURUN :-->
a.Sesat hati -->
Mazmur 95:9-10
Pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku, menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku. Empat puluh tahun Aku jemu kepada angkatan itu, maka kata-Ku: "Mereka suatu bangsa yang sesat hati, dan mereka itu tidak mengenal jalan-Ku."
Akibat dari hati yang sesat maka akan diwujud nyatakan oleh tindakan yang bertentangan dengan Tuhan.
*.Tidak percaya lagi kepada Allah-->
Ulangan 9:23 (TB) Dan ketika TUHAN menyuruh kamu pergi dari Kadesh-Barnea dengan berfirman: Majulah dan dudukilah negeri yang Kuberikan kepadamu itu, maka kamu menentang titah TUHAN, Allahmu; kamu tidak percaya kepada-Nya dan tidak mendengarkan suara-Nya.
*.B Israel bersungut sungut-->
Bilangan 14:2-4
Bersungut-sungutlah semua orang Israel kepada Musa dan Harun; dan segenap umat itu berkata kepada mereka: "Ah, sekiranya kami mati di tanah Mesir, atau di padang gurun ini!
Mengapakah TUHAN membawa kami ke negeri ini, supaya kami tewas oleh pedang, dan isteri serta anak-anak kami menjadi tawanan? Bukankah lebih baik kami pulang ke Mesir?"
Dan mereka berkata seorang kepada yang lain: "Baiklah kita mengangkat seorang pemimpin, lalu pulang ke Mesir."
*.Tawar hati mendengar Khabar ke 12 pengintai
Ulangan 1:26, 32
Tetapi kamu tidak mau berjalan ke sana, kamu menentang titah TUHAN, Allahmu.
Tetapi walaupun demikian, kamu tidak percaya kepada TUHAN, Allahmu,
*.Melawan Musa sebagai orang kepercayaan
Allah-->
Keluaran 17:2
Jadi mulailah mereka itu bertengkar dengan Musa, kata mereka: "Berikanlah air kepada kami, supaya kami dapat minum." Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Mengapakah kamu bertengkar dengan aku? Mengapakah kamu mencobai TUHAN?"
Amin.....Tuhan Yesus memberkati....
Mari kita mendengar dan melakukan perintahNya.....
By: Gereja Pentakosta Maredan-Riau
Gembala Sidang :Pdm.Bm Raja Gukguk
Tidak ada komentar:
Posting Komentar