Rabu, 29 Mei 2019

Dengar SuaraNya

Kitalah umat GembalaanNya.

Penggembalaan adalah penentu umat Tuhan sampai kepada finis Ahir dari perjalanan iman kepercayaan Kekristenan.
Maka Rasul Paulus berkata dalam...
2 Timotius 4:7
Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.

Didalam Penggembalaan lah kita bagaikan sedang memelihara iman,kenapa?
Mari kita perhatikan kalimat,,, "Digembalakan = Dipimpin = Diatur.
Berarti ketika manusia Digembalakan oleh Tuhan didalam aturan"atau perintahnya ini merujuk kepada pemeliharaan iman kita dari hal"yang akan berusaha merusakkan sebanyak mungkin iman anak Tuhan.

Maka Yesus pernah bersaksi kepada murid"dan b Israel bahwa Ia adalah gembala yang baik-->

Yohanes 10:11, 14   
Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;
Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku

Sebagai umatnya/kekristenan kita harus mengerti inti hatinya Tuhan menyelamatkan dan mengampuni dosa dosa kita adalah bertujuan untuk menghimpunkan kita menjadi umat GembalaanNya.
Sebagai orang berdosa kita diselamatkan,sebagai orang yang sakit sakitan kita disembuhkan,bahkan sebagai orang yang tidak mengenal Tuhan kita diselamatkan,endingnya ialah supaya kita Digembalakan.....

Dalam Injil Yohanes 10,ini diterangkan bahwa Yesus hadir sebagai gembala yang menggembalakan umat-nya dan yang digembalakan oleh Yesus sebagai gembala yang baik itu ialah Domba Dombanya.
Dan Injil Yohanes 10:27 berkata : Domba itu mendengar suara gembala dan mengenal suara gembala(Yesus).

Maka suaranya(perintah"Nya) adalah menjadi penentu kita melangkah dan melakukan yang benar,jika kita salah mendengar maka hati dan tindakan kita akan merespon kepada hal"yang salah.
Maka....
Mazmur 95:6-11.
Penggembalaan dari Tuhan itu menggiring kita sampai kepada janji Ahir dari gembala Agung kita dalam Injil Yohanes 14 yang dimana Dia berkata : Aku akan datang kembali untuk membawa kamu ketempat dimana aku berada,supaya dimana Aku berada kamu pun berada ...

Maka kunci keberhasilan kita sampai kepada tujuan Ahir iman kita,yaitu keselamatan jiwa kita ialah "Jangan keraskan hatimu ketika Ia berbicara memperdengarkan suaraNya " ---> 
Bdkn--> Mazmur 95:7-8
Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya! 
Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun,

1 Petrus 1:9
karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu. 

Ibrani 4:7
Sebab itu Ia menetapkan pula suatu hari, yaitu "hari ini", ketika Ia setelah sekian lama berfirman dengan perantaraan Daud seperti dikatakan di atas: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!"
--->
Kekerasan hati (tidak mau, tidak suka,marah,mendengar suaraNya (perintahNya/firmanNya)-->akan mendatangkan kegagalan sampai kepada keselamatan yang besar.
Seperti B Israel gagal sampai ketanah Kanaan....

Mazmur 95:11
Sebab itu Aku bersumpah dalam murka-Ku: "Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku."

Tuhan tidak inggin kita gagal dalam mengikuti Dia sampai kepuncak isi hatinya,tapi justru kitalah yang sering menggagalkan rencana Allah dalam mengikuti Dia-->

Efesus 1:10-14
sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi.
Aku katakan "di dalam Kristus", karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan — kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya —
supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya.
Di dalam Dia kamu juga — karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu — di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.
Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.

Mari kita jadikan suaraNya menjadi petunjuk dalam jalan"hidup kita sampai kita mencapai tujuan kekristenan kita yaitu keselamatan jiwa kita......
Jangan keraskan hatimu,,tapi terimalah dengan lemah lembut....

Yakobus 1:21
Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

KEGAGALAN ISRAEL SAMPAI KEPADA TUJUAN AHIR DARI PERJALANAN MEREKA DIPADANG GURUN itu dikarenakan kekerasan hati b Israel ketika dibawah kepemimpinan Musa hamba Allah yang dipilih oleh Allah sendiri......

Dosa dosa Israel DIPADANG GURUN :-->
a.Sesat hati -->
Mazmur 95:9-10
Pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku, menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku. Empat puluh tahun Aku jemu kepada angkatan itu, maka kata-Ku: "Mereka suatu bangsa yang sesat hati, dan mereka itu tidak mengenal jalan-Ku."

Akibat dari hati yang sesat maka akan diwujud  nyatakan oleh tindakan yang bertentangan  dengan Tuhan.

 *.Tidak percaya lagi kepada Allah-->

Ulangan 9:23 (TB)  Dan ketika TUHAN menyuruh kamu pergi dari Kadesh-Barnea dengan berfirman: Majulah dan dudukilah negeri yang Kuberikan kepadamu itu, maka kamu menentang titah TUHAN, Allahmu; kamu tidak percaya kepada-Nya dan tidak mendengarkan suara-Nya. 

*.B Israel bersungut sungut-->
     
Bilangan 14:2-4
Bersungut-sungutlah semua orang Israel kepada Musa dan Harun; dan segenap umat itu berkata kepada mereka: "Ah, sekiranya kami mati di tanah Mesir, atau di padang gurun ini!
Mengapakah TUHAN membawa kami ke negeri ini, supaya kami tewas oleh pedang, dan isteri serta anak-anak kami menjadi tawanan? Bukankah lebih baik kami pulang ke Mesir?"
Dan mereka berkata seorang kepada yang lain: "Baiklah kita mengangkat seorang pemimpin, lalu pulang ke Mesir."

*.Tawar hati mendengar Khabar ke 12 pengintai
Ulangan 1:26, 32
Tetapi kamu tidak mau berjalan ke sana, kamu menentang titah TUHAN, Allahmu.
Tetapi walaupun demikian, kamu tidak percaya kepada TUHAN, Allahmu,

*.Melawan Musa sebagai orang kepercayaan
Allah-->

Keluaran 17:2
Jadi mulailah mereka itu bertengkar dengan Musa, kata mereka: "Berikanlah air kepada kami, supaya kami dapat minum." Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Mengapakah kamu bertengkar dengan aku? Mengapakah kamu mencobai TUHAN?"

Amin.....Tuhan Yesus memberkati....
Mari kita mendengar dan melakukan perintahNya.....

By: Gereja Pentakosta Maredan-Riau
Gembala Sidang :Pdm.Bm Raja Gukguk

Mesir - Kanaan

Perjalanan Israel keluar dari Mesir


Ada banyak hal yang sering kita tidak pahami dalam menjalani realitanya kehidupan sehari-hari dalam mengikuti rencana Allah yang luar bias itu,Bagaikan seperti Israel yang dibawa oleh Allah untuk masuk ke tanah perjanjian Tanah Kanaan yang Allah janjikan bagi Israel.

Yang luar biasanya adalah rencana awal Allah untuk menyelamatkan b Israel dari awal,bagaimana Allah' telah memilih seorang Musa yang akan membebaskan umat-nya Israel dari perbudakan Mesir.
Dengan maksud tujuan ilahi Allah supaya Israel kembali kepada dalam hubungannya dengan Allah itu sendiri supaya beribadah kepada Allah.

Keluaran 2:10-15
Ketika anak itu telah besar, dibawanyalah kepada puteri Firaun, yang mengangkatnya menjadi anaknya, dan menamainya Musa, sebab katanya: "Karena aku telah menariknya dari air." 
Pada waktu itu, ketika Musa telah dewasa, ia keluar mendapatkan saudara-saudaranya untuk melihat kerja paksa mereka; lalu dilihatnyalah seorang Mesir memukul seorang Ibrani, seorang dari saudara-saudaranya itu. 
Ia menoleh ke sana sini dan ketika dilihatnya tidak ada orang, dibunuhnya orang Mesir itu, dan disembunyikannya mayatnya dalam pasir.
Ketika keesokan harinya ia keluar lagi, didapatinya dua orang Ibrani tengah berkelahi. Ia bertanya kepada yang bersalah itu: "Mengapa engkau pukul temanmu?"
Tetapi jawabnya: "Siapakah yang mengangkat engkau menjadi pemimpin dan hakim atas kami? Apakah engkau bermaksud membunuh aku, sama seperti engkau telah membunuh orang Mesir itu?" Musa menjadi takut, sebab pikirnya: "Tentulah perkara itu telah ketahuan." 
Ketika Firaun mendengar tentang perkara itu, dicarinya ikhtiar untuk membunuh Musa. Tetapi Musa melarikan diri dari hadapan Firaun dan tiba di tanah Midian, lalu ia duduk-duduk di tepi sebuah sumur. 

Keluaran 2:23-25 (TB)  Lama sesudah itu matilah raja Mesir. Tetapi orang Israel masih mengeluh karena perbudakan, dan mereka berseru-seru, sehingga teriak mereka minta tolong karena perbudakan itu sampai kepada Allah.
Allah mendengar mereka mengerang, lalu Ia mengingat kepada perjanjian-Nya dengan Abraham, Ishak dan Yakub. 
Maka Allah melihat orang Israel itu, dan Allah memperhatikan mereka. 

Ayat ayat diatas adalah latar belakang kehidupan Musa yang dipilih dan ditetapkan oleh Allah untuk membebaskan umat-nya dari perbudakan di tanah Mesir.

Dengan terpilihnya Musa seorang yang sederhana dan yang sejarah hidupnya mulai dari bayi satu kehidupan yang tragis,tapi disela sela kehidupan yang demikian pun Allah hendak menjadikan keadaan itu menjadi berkat untuk kemuliaan namaNya-->


Keluaran 3:10-14
Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir."
Tetapi Musa berkata kepada Allah: "Siapakah aku ini, maka aku yang akan menghadap Firaun dan membawa orang Israel keluar dari Mesir?"
Lalu firman-Nya: "Bukankah Aku akan menyertai engkau? Inilah tanda bagimu, bahwa Aku yang mengutus engkau: apabila engkau telah membawa bangsa itu keluar dari Mesir, maka kamu akan beribadah kepada Allah di gunung ini." 
Lalu Musa berkata kepada Allah: "Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? — apakah yang harus kujawab kepada mereka?" 
Firman Allah kepada Musa: "AKU ADALAH AKU." Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu." 

Mari apapun namanya latar belakang kehidupan kita itu satu keadaan yang Allah mau pergunakan untuk kemuliaan namaNya--.....

Contoh:
a.Yesaya

Yesaya 6:5 (TB)  Lalu kataku: "Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam." 

Yesaya adalah manusia yang sebelumnya hidup ditengah tengah b yang najis dan jahat,sehingga Yesaya pun menyadari bahwa hidupnya sedikit banyaknya sudah terkontaminasi dengan lingkungannya,sehingga ia sendiri mengakui dan berkata " aku najis bibir...."
Dan Yesaya tau kalau dia mau dipakai oleh Allah itu semua anugrah kasih karunia Allah sendiri,karena Yesaya menyadari ia hendak melayani Allah yang maha kuasa dan yang kelahirannya tiada bandingnya diantara orang-orang sejaman nya Yesaya.tapi kehendak/maunya Allah tidak bisa tidak jadi karena Allah memanggil Yesaya adalah untuk maksut yang mulia dari Allah itu sendiri bukan atas maksut nya Yesaya sinajis bibir .......

Yesaya 6:1-13 (TB)  Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.
Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang.
Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: "Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!"  
Maka bergoyanglah alas ambang pintu disebabkan suara orang yang berseru itu dan rumah itu pun penuhlah dengan asap.
Lalu kataku: "Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam." 
Tetapi seorang dari pada Serafim itu terbang mendapatkan aku; di tangannya ada bara, yang diambilnya dengan sepit dari atas mezbah.
Ia menyentuhkannya kepada mulutku serta berkata: "Lihat, ini telah menyentuh bibirmu, maka kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni." 
Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!" 
Kemudian firman-Nya: "Pergilah, dan katakanlah kepada bangsa ini: Dengarlah sungguh-sungguh, tetapi mengerti: jangan! Lihatlah sungguh-sungguh, tetapi menanggap: jangan! 
Buatlah hati bangsa ini keras dan buatlah telinganya berat mendengar dan buatlah matanya melekat tertutup, supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik dan menjadi sembuh." 
Kemudian aku bertanya: "Sampai berapa lama, ya Tuhan?" Lalu jawab-Nya: "Sampai kota-kota telah lengang sunyi sepi, tidak ada lagi yang mendiami, dan di rumah-rumah tidak ada lagi manusia dan tanah menjadi sunyi dan sepi. 
TUHAN akan menyingkirkan manusia jauh-jauh, sehingga hampir seluruh negeri menjadi kosong. 
Dan jika di situ masih tinggal sepersepuluh dari mereka, mereka harus sekali lagi ditimpa kebinasaan, namun keadaannya akan seperti pohon beringin dan pohon jawi-jawi yang tunggulnya tinggal berdiri pada waktu ditebang. Dan dari tunggul itulah akan keluar tunas yang kudus!" 

Dari ayat ini kita melihat maksut dan rencana Allah harus tetap berjalan sesuai dengan firman Allah.......


1 Tesalonika 4:7
Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus. 

Sampai disini dulu ya ringkasan artikel nya....Kiran nya Tuhan memberkati kita semua....amin.gbu